Hotel Sepinggan Balikpapan: Penginapan Bernuansa Islam

Share:

ADALAH H. Imam Sholihin, pria kelahiran 17 Desember 1950, bersama istri Hj. Siti Zaituni, yang berhasil menangkap peluang usaha bidang penginapan di kota bisnis Balikpapan. Sebagai kota yang sering dikunjungi musafir dari berbagai daerah untuk berbagai urusan, bisnis atau dinas kantor, pria alumni Ponpes Gadingmangu Perak Jombang Jawa Timur ini melihat di kota ini belum ada penginapan yang bernuansa Islam, jauh dari minuman keras, narkoba, atau image negatif lainnya.

Berbekal pengalaman sebagai karyawan di sebuah hotel berbintang di Balikpapan,  H. Imam Sholihin yang didukung penuh sang istri dan enam anaknya, berketetapan hati mendirikan hotel kelas Melati tak jauh dari Bandara Internasional Sepinggan. Agar nama Sepinggan bisa melekat di benak konsumen, maka hotelnya pun diberi nama Hotel Sepinggan.

Hotel yang awalnya hanya memiliki belasan kamar ini (sekarang sudah ada 44 kamar, ke depan direncanakan 99 kamar) konsisten mengutamakankenyamanan pelanggan. “Menginap di hotel Sepinggan, Anda akan merasakan layaknya menginap di rumah sendiri. Sholat lima waktu yang biasa Anda lakukan di rumah, di sini tetap bisa dilaksanakan,” papar H. Sholihin.

Saat NUANSA memasuki front office dan ruang tunggu, kami merasakan nuansa Islam dengan adanya mushola ukuran 5×6 meter yang dapat menampung sekitar 20 jamaah sholat. Dan ketika memasuki salah satu kamar, di sana juga telah disediakan sajadah sebagai alas sholat. Jika ingin sholat, Anda tidak usah bingung mau sholat menghadap kemana, karena di setiap kamar telah dilengkapi dengan arah kiblat yang terletak di langit-langit.

Menginap di Hotel Sepinggan, Anda tidak perlu repot-repot memasang flash modem di laptop karena manajemen telah menyediakan fasilitas hot spot gratis untuk memantau kegiatan bisnis pelanggan. Di sana juga disediakan ruang meeting untuk rapat bersama staf kantor cabang yang ada di Balikpapan dan relasi dengan dukungan fasilitas yang berkualitas. Pelayanan lain adalah: cozy terrace, restokoe restoran, ticketing service, sarapan pagi, dan koran pagi lokal. Di kala senggang menjelang relasi istirahat, sajian musik lembut akan mengantarkan Anda untuk istirahat.

Pilihan kamar yang disediakan hotel kelas Melati yang terletak di Jl. Marsma R. Iswahyudi No. 60 ini adalah: Deluxe Room, Superior Room, Standart Room, dan Economy Room. Tarif hanya Rp 110 ribu sampai Rp 320 ribu saja.

Dari Hotel Sepinggan ke pusat pemerintahan (kantor walikota) yang berjarak tidak lebih dari 10 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit, sementara ke Bandara Internasional Sepinggan cukup 5 menit jalan kaki karena jaraknya tidak sampai 400 meter.

Menjadi tamu Hotel Sepinggan Balikpapan, keluarga yang ditinggal akan nyaman dan tidak merasa khawatir karena melepas Anda menginap di penginapan yang penuh nuansa Islam. No Prostitute, No Wine, No Drugs. Sangat cocok untuk para musafir yang menginginkan beristirahat dengan nyaman. //**

Hotel Sepinggan Balikpapan: Penginapan Bernuansa Islam | Berita LDII | 4.5

Berita Lainnya

Baca Artikel Lainnya :close